Gundhul-Gundhul Pacul / Save Our Heritage
Banyak sahabat yang bertanya kenapa nama blognya gundhul-gundhul pacul? Malah banyak yang protes, nama blognya nggak nyambung sama isinya, malah katanya saya bertransformasi dari jinak menjadi giras (giras = liar). Sebenarnya penulisan tema gundul-gundul pacul saya ambil karena saat ini kita sedang krisis dalam hal menjaga warisan budaya. Batik, Biadab! Sungguh perilaku yang tidak beradab berbudaya!
Gundul-gundul pacul adalah judul lagu daerah di jawa tengah yang sering saya nyanyikan waktu kecil. Entah siapa yang ngajarin saya nyanyi lagu itu, tapi ibu saya bilang lagu itulah yang saya nyanyikan pertama kali dalam hidup saya.
Gundhul-gundhul pacul-cul gemblelengan…
Nyunggi-nyunggi wakul-kul gemblelengan…
Wakul ngglimpang segane dadi sak latar…
Wakul ngglimpang segane dadi sak latar…
Lagu yang sederhana, yang sampai sekarang belum juga saya tahu sebenarya pesan apa yang ingin disampaikan sang pencipta lagu ini. Yang bisa saya rasakan saat menyanyikan lagu ini adalah rasa lepas, relax, tanpa beban dan ekspresi gembira yang polos… Kalau sampai malingsia mengklaim lagu ini sebagai lagu leluhur mereka… saya orang yang pertama kali protes dan mengecam kebodohan malingsia selama ini. Kita adalah bangsa besar! Save our heritage!
Ps: Apakah teman-teman setuju kalau lagu gundul-gundul pacul saya aransemen ulang versi rock?
Silahkan copy flag code di bawah ini ke sidebar anda untuk ikut berkampanye…
<a href=”http://www.detikyogyakarta.net/”><img src=”http://www.detikfotografer.com/images/save%2bour%2bheritage.gif” border=”0″/></a>
Popularity: 20% [?]
Anda menyukai post ini?Silahkan berlangganan melalui Feed atau newsletter. Dengan berlangganan, anda akan mendapatkan posting terkini dan bonus tips yang khusus saya kirimkan kepada member www.detikyogyakarta.net. Selamat berkomentar!


















link nya kepanjangan mas jadi gak bisa di copy
Versi rock kayak apa ya.. jadi pingin denger nih,,,
Gak jadi aku kasih link mas… imagenya gak layak siar hehe… dipermak dulu terus dihosting yang bener…
Dah ngantuk nih… bobo manis dulu… 
Lagu rock pentatonic mas… kebetulan saya ada home studio buat rental & rekaman kecil2an. tempatnya satu bangunan sama warnet… kapan2 kalo gathering di warnet sekalian jam session di studio.. hehehe…
Salam,
Mantap ..
Kutipan dari website ini :
Sebenarnya penulisan tema gundul-gundul pacul saya ambil karena saat ini kita sedang krisis dalam hal menjaga warisan budaya. Batik, tempe, reog, jaipong, lagu rasa sayange, dll.
Kemaren juga saya protes dengan salah satu website belanda yang berkantor dimalaysia. salah satu lagu terang bulang cipt : Djaga depari yang berasal dari suku karo - sumatera utara. dikatakan adalah lagu mereka.
bener lagu terang bulan juga ada di malaysia tetapi saya protes karena di buat pada website diciptakan olah djaga depari, dengan hal ini saya dengan tegas menyatakan bahwa djaga depari berasal dari suku karo - sumatera utara. dan saya meminta mereka untuk mengganti lirik dan memberikan file aslinya
Terima kasih
Eddy Surbakti
http://www.surbakti.com
Code udah saya update. Silahken ganyang malingsial…!
Bang Eddy… Media informasi (two way information)paling cepat saat ini sepertinya cuma blog. Media lain gak akan berbekas seperti yang ada di blog. Bahkan diskusinya bisa berlangsung selama berbulan - bulan
Dengan membuat pagar & rantai yang kuat melalui hard campaign saya berharap pihak-pihak yang ingin merebut heritage kita jadi aware “biarpun pemerintah gak peduli akan warisan budaya leluhur, tapi masyarakat di dalamnya gak akan diam”. Mari kita jaga warisan budaya leluhur kita :)It’s not about copyright, It’s our nation, It’s our heritage!
enakan ngganyang Tempe Goreng deh, opo mendhoan
wah lucu ya lagunya kayak orang nya gundul
heheheheh
thanks ya mas atas pelajarannya yang selama ini mas support kepada saya sehingga saya bisa menjadi seorang blogger biarpun ilmuku masih rendah tapi aku akan terus ngeblog oke salam sayang
@ Erina
Halah… mati aku… kalo pake sayang2an aku gak kuat…
Aku sebenarnya pro pembajakan, tapi bukan karya leluhur seperti ini